Kun Kal Yadain

Terinspirasi dari hadits yang artinya "Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat" (HR. Bukhari). Hadits tersebut seakan menjadi sukma dan mengendalikan raga saya untuk membuat sebaris catatan yang bermanfaat bagi banyak orang, amien. Setiap orang pasti memiliki idola yang memberi aura positif bagi dirinya untuk semakin maju dan berkembang. Tidak sedikit dari mereka mengidolakan para tokoh atau orang-orang yang sukses sebagai acuan hidup yang lebih baik. Selama berdampak positif bagi dirinya hal tersebut tidaklah salah, namun ada kalanya sebagai manusia yang cerdas kita harus tau bahwa di dalam anggota tubuh kita sendiri terdapat bagian yang sangat penting untuk kita jadikan idola atau kita tiru. Ya, kedua tangan kita. "Kun Kal Yadain Walaa Takun Kal `Udzunaini" hadits yang memiliki arti "Jadilah engkau sebagaimana kedua tangan, dan jangan berbuat seperti sifat kedua telinga" memberikan kita pandangan hidup yang baik. Dari segi letak, tangan adalah anggota tubuh kita yang berjauh dibandingkan dengan mata dan kaki. Namun, jarak yang jauh tersebut tidak menutupi sifat baik yang diajarkan tangan kepada kita, contohnya dengan jarah yang berjauhan tangan kita senantiasa bersilaturahmi, berwudhu', dan sama-sama tau akan tugasnya masing-masing. Beda halnya dengan kedua telinga kita, jarak yang relatif dekat dibandingkan dengan tangan namun kedua telinga kita tidak pernah bersilaturahmi dan lebih parahnya keduanya saling menyimpan rasa iri.
Andaikan setiap manusia yang terlahir kedunia mengaplikasikan apa yang ada di anggota tubuhnya khususnya seperti yang ditunjukkan kedua tangan niscaya dunia kita akan tentran dan damai. Namun hal tersebut bertolak belakang dengan dunia yang sudah menua. Rumah megah, mobil, dan perhiasan seakan menjadi simbol akan kejayaannya sehingga lupa bahwa hal tersebut hanya pemberian dan titipan Sang Pencipta dan hal tersebut pula yang menimbulkan sifat telinga menjadi berakar di diri seseorang yang tidak mengenal iman dengan baik.
Previous
Next Post »