Bangun Tidur Ke Bojonegoro

Pendopo Malowopati

Pagi itu kepulan mimpi masih segar berayun di benakku. Namun hal itu menghilang seketika waktu handphoneku yang berukuran 115.2 x 58.6 x 9.3 mm membunyikan nada alarm. Iya, saya baru ingat kalau saya harus berangkat ke Bojonegoro untuk menghadiri acara teman-teman netizen. Untuk mengisi waktu kosong selama perjalanan ke Bojonegoro, saya tidak lupa membawa buku pemberian teman yang sedang mengenyam pendidikan agama di Pondok Pesantren Sidogiri. Trilogi Ahlusunah, itu judul buku yang saya baca ketika merebahkan diri di kursi mobil.


Sebelum sampai di Bojonegoro, saya beserta rombongan membanting setir ke Masjid Agung Lamongan untuk melaksanakan kewajiban sebagai muslim, selepas itu kami bergegas masuk ke mobil dan driver segera menginjak gas.
Sesampainya di Bojonegoro, kami tepar sejenak untuk melepaskan penat yang bergelut di tubuh. Mencuci mata dengan pemandangan yang berada di berbagai sudut alun-alun Bojonegoro dan mencicipi jajanan yang berjejer rapi di bibir alun-alun Bojonegoro.
Acara yang bertajuk “Dari Bojonegoro Untuk Indonesia” ini berlangsung pada jam 18.00 pm dan menghadirkan Bapak Bupati Bojonegoro yakni Drs. H. Suyoto. M.Si dan Founder dari detik.com Bapak Budiono Darsono. Keduanya bergantian mengisi materi sesuai dengan komando dari Nova Wijaya yang bertindak sebagai pembawa acara.
Bapak Bupati Bojonegoro mendapatkan kesempatan pertama untuk mengisi acara yang di support oleh bli-bli.com, Relawan TIK, Pemkab Bojonegoro, ExxonMobil, Real Food, Go Fun, dan Toko Bojonegoro. Dalam sambutannya, beliau juga menyisipkan secuil cerita tentang kondisi beliau ketika terpuruk di paruh pertama di masa jabatannya sebagai Bupati. Menuntaskan banjir dan membenahi jalanan yang tak teraspal menjadi PR besar beliau yang juga pada kala itu terbelenggu dengan minusnya keuangan di kepemerintahannya. Namun, kegigihan dan keyakinan memberikan energi positif bagi beliau hingga beliau bisa menuntaskannya.
Bapak Bupati Bojonegoro (Drs. H. Suyoto. M.Si)
Bapak Bupati Bojonegoro (Drs. H. Suyoto. M.Si)

Sesi pertama selesai dan kini di lanjutkan oleh Founder detik.com. Bapak Budiono Darsono mengisi di sesi kedua. Beliau memaparkan tentang bisnis digital yang mampu mendatangkan income hingga ratusan milyar setiap harinya hanya dengan menerapkan sistem ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi).
Founder detik.com (Bapak Budiono Darsono)
Founder detik.com (Bapak Budiono Darsono)

Materi yang menggugah itu membuat suasana Pendopo Malowopati hening seketika dan tak terasa waktu menyapa malam yang mulai larut. Acara pun selesai tepat jam 11.00 pm dan saya beserta rombongan langsung bertolak dari Bojonegoro ke Madura.
Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Monumen Pahlawan Lettu Soejitno Koesoemobroto
Monumen Pahlawan Lettu Soejitno Koesoemobroto




Previous
Next Post »

5 komentar

Write komentar
14 Mei 2016 08.15 delete

Wah, acaranya bagus banget, Mas. Sangat positif dan bermanfaat.
Btw, saya juga suka baca buku-buku dr Sidogiri. Tapi, saya belum punya "Trilogi Ahlusunah" itu. :( *Besok kalau ada rezeki, berburu bukunya ah... :)

Reply
avatar
M Firdaus
AUTHOR
14 Mei 2016 22.06 delete

Iya Mas, acaranya bagus.
Utk buku "Trilogi Ahlusunah" sangat bagus Mas malah saya sangat merecommended :) :)
Berarti Mas ini pecinta buku-buku yang diterbitkan oleh Sidogiri :-bd patut ditiru :)

Reply
avatar
15 Mei 2016 09.46 delete

Iya, Mas, karya Sidogiri memang menjadi salah satu favorit saya. :)

Reply
avatar
15 Mei 2016 09.47 delete

Iya, Mas, karya Sidogiri memang menjadi salah satu favorit saya. :)

Reply
avatar
Kautsar Ab
AUTHOR
26 Mei 2016 07.43 delete

Wah, pingin banget ikut acara yang bermanfaat kayak gitu, apalagi ketemu orang-orang hebat, berasa pingin jadi orang hebat juga :)

Reply
avatar